Mari kita review hidup ini sudah sejauh mana melangkah!
Ramadhan baru saja berlalu. Rasanya benar-benar cepat karena aku tidak lagi menghitung hari demi hari Ramadhan. Akan tetapi, aku menghitung sudah beberapa kali aku meeting bersama user. Minggu pertama meeting di Menara Brilian, minggu kedua pun demikian. Minggu ketiga meeting-nya di BRIMEN dan minggu keempat kami memutuskan meeting via Zoom karena berhubung meeting tersebut bertepatan dengan hari terakhir bekerja sebelum memasuki libur lebaran. Ahhh sangat-sangat cepat.
Hal yang aku sadari berbeda bahwa pada Ramadhan kali ini adalah Ramadhan pertama di kantor baru. Tentu saja sangat bersyukur aku mendapatkan tempat yang jauh lebih baik. Mulai dari aku masuk kepanitiaan sebagai sie Takjil, lalu juga terdapat kegiatan berbagi takjil dan santunan dimana aku selalu ikut serta, buka puasa di kantor untuk menghemat anggaran wkwkwk. Kalo buka puasa di kantor pasti saja obrolan aku, Alfien, dan Rama selalu saja asyik hingga tak terasa sudah larut masih berada di kantor. Paling berkesan adalah momen buka puasa bersama kantor dimana aku memenangkan kuis Kahoot yang jumlah soalnya ada 47 meliputi puasa, sejarah Islam, dan juga tentang perusahaan. Gimana ngga excited, namaku terpampang paling atas secara konsisten dari awal hingga akhir. Selain mendapatkan hadiah yang sangat banyak, tentu aku pun mendapat personal branding baru sebagai ustadz lahh, sebagai sahabat nabi lahh wkwkwk. Hal ini yang tidak pernah aku dapatkan selama 4 tahun bekerja di perusahaan sebelumnya.
di 2023, aku masih sering pulang ke Bandung seminggu sekali karena aku sangat rindu dengan rumah. di 2024 pun aku rasa demikian. Baru di 2025, awal puasa aku pulang dan aku pulang kembali saat mendekati libur. Bukan aku tidak rindu akan rumah, tapi aku lebih bahagia sekarang karena tempat kerja yang sangat suportif. Di berbagai Jumat pun sering ada kegiatan jadi aku urungkan niat untuk pulang.
Di 2023 rasanya aku masih suka sahur. di 2024 sudah agak-agak absen nihh kala sahur. di 2025 full tidak sahur (sahur makan berat). Yang ada hanya minum air putih, lalu menunggu Shubuh dan tidur lagi wkwkwk. Lagian aku pernah sahur dengan roti cokelat dan susu. Endingnya malah diare:) Oh iyaa terkait pencernaanku di Ramadhan 2025 ini agak agak PR yaa. Karena aku dehidrasi parah jadinya aku sudah mengalami 2 kali sembelit. Sangat-sangat menyiksa. Untunglahh ketika mendekati akhir puasa pencernaanku normal kembali. Hufttt...
Lagi-lagi situasinya masih sama. Aku masih disibukan dengan perkuliahan dimana ini sudah menjadi hal yang lumrah. Keadaannya pun sama, aku masih single. Di 2023, aku masih ingat bahwa aku masih gamon dengan Syara dimana hati ini sangat berdegup-degup mendambakan dirinya. di 2024 mulai aku tinggalkan Syara dan aku mulai mendambakan Griszha, dan di tahun ini masih mendambakan Griszha, walau aku tidak tahu apakah dia benar-benar notice itu aku orangnya atau pura-pura bodoh saja seakan sebagai sinyal untuk diriku agar segera menjauh darinya. Yang pasti ini sangat mengganggu diriku belakangan ini.
Aku rasa mulai tahun 2025 ini aku benar-benar gamang, "aku harus suka siapa lagi!?" karena benar-benar aku bingung siapa kelak yang akan jadi pasanganku. Aku sudah tidak terpikirkan nama yang benar-benar ada dalam hatiku, panas-dinginnya yang sama seperti dulu. Syara aja sekarang udah ngga kepikiran. Asli apa yang aku takutkan dari dahulu, dari masih pacaran malah, bisa-bisa benar terjadi. Aku akan sendirian dalam waktu yang lama. Aku sampai bertanya, "Kalo terus-terusan kaya gini, jodoh gue siapa jirrr". Aku dan Syara udah gaada rasa, di Bumble udah males mulai dari awal, Griszha pun gatau lagi gimana cara nge-reach dia. Aku sampai bingung juga dengan tipeku sendiri.
Kalo diliat IG sihh tipeku mirip Seikha: pinter, kerudung, berkacamata, imut. Masalahnya, yang aku liat di Bumble tuhh ngga semua yang kerudungan dan berkacamata aku suka wkwkwk. Lagian Seikha kan publik figur juga jadi sulit untuk dijadikan pasanganku. Jadi makin bingung kudu suka siapa lagi. Terkadang jika aku sedang sulit terlelap dalam tidur, ingin ada seseorang yang aku chat secara acak, "Hei aku sedang susah tidur. Aku kangen". TAPI SIAPA??!!
Ya Allah, aku benar-benar kalut dalam masalah ini. Aku tahu sekarang aku sedang merintis kembali karirku, aku pun sedang menuju menamatkan perkuliahanku. Bantulah diriku ini untuk menemukan pasangan yang tepat, yang setara, yang.... taulah yang aku butuhkan dan aku suka. Aku sendiri pun sulit untuk mendeskripsikannya. Tolong sampaikan kepada dirinya, terutama Griszha kalau aku sekarang masih memiliki rasa kepadanya. Kalau dia bukan untukku, setidaknya sampaikan segera kepada siapa pun itu kalau aku siap untuk menjalin hubungan yang serius, dan lebih sehat tentunya.
Begitu lahh refleksi tahun demi tahun lebaran ini aku lalui. Kesimpulannya apa? Aku bersyukur dapat tempat kerja yang sangat baik, dan aku gamon sihh sama Griszha. Itu saja hehe.